Langkah pemeriksaan

Cara memeriksa platform kripto dengan daftar resmi

Baca 8 menit · Diperbarui 6 November 2026
Bagian bawah tabel calon pedagang aset kripto di situs Bappebti dengan nomor tanda daftar
Baris-baris daftar calon pedagang di situs Bappebti: nomor tanda daftar memuat nama lembaga, kode kategori, bulan dan tahun. Tangkapan pada 6 November 2026

Sebelum menyetor dana ke platform kripto, Anda perlu memeriksa apakah platform itu terdaftar di daftar resmi. Halaman ini menjelaskan langkah-langkah membandingkan nama, nomor izin, dan situs web, serta apa arti ketidakcocokan.

Ambil nama hukum dan nomor izin

Platform yang sah biasanya mencantumkan nama hukum perusahaan dan nomor izin di situs webnya, sering di bagian "Tentang Kami" atau "Legal". Catat nama itu persis seperti yang tertulis, termasuk singkatan dan tanda baca. Jangan mengandalkan nama merek dagang; yang dicari adalah nama entitas hukum.

Nomor izin atau tanda daftar juga harus dicatat. Nomor ini biasanya terdiri dari huruf dan angka yang menunjukkan lembaga dan kategori. Jika platform tidak mencantumkan nomor izin, itu tanda tanya besar. Tanyakan langsung kepada platform sebelum melanjutkan.

Cari nama di daftar Bappebti

Buka daftar pedagang berizin dan daftar calon pedagang di situs Bappebti atau tabel di situs ini. Cari nama yang sama persis. Perhatikan bahwa daftar bisa memuat banyak entri; gunakan fungsi pencarian di browser untuk mempercepat. Jika nama tidak ditemukan, periksa ejaan: mungkin ada perbedaan kecil seperti "PT" versus "P.T.".

Jika nama tidak ada di kedua daftar, platform itu mungkin tidak terdaftar di Bappebti. Namun, ingat bahwa pengawasan sedang beralih ke OJK, jadi periksa juga daftar OJK. Ketiadaan di daftar Bappebti bukan vonis, tetapi alasan untuk bertanya lebih lanjut.

Cocokkan nomor izin

Setelah nama ditemukan, bandingkan nomor izin yang ditampilkan platform dengan nomor di daftar. Nomor harus sama persis. Jika nomor berbeda, itu bisa berarti platform menampilkan nomor yang salah atau nomor milik perusahaan lain. Ini adalah tanda bahaya yang serius.

Beberapa platform mungkin menampilkan nomor tanda daftar padahal sudah mendapat izin, atau sebaliknya. Periksa kolom status untuk memastikan jenis dokumennya. Jangan pernah mengabaikan perbedaan nomor, sekecil apa pun.

Bandingkan situs web

Daftar Bappebti mencantumkan situs web untuk tiap perusahaan. Bandingkan alamat situs yang Anda kunjungi dengan alamat di daftar. Jika berbeda, bisa jadi Anda berada di situs tiruan. Penipu sering membuat domain yang mirip dengan domain asli, misalnya mengganti satu huruf atau memakai akhiran yang berbeda.

Periksa juga sertifikat keamanan situs (gembok di bilah alamat) dan informasi kontak. Situs resmi biasanya memiliki halaman kontak yang jelas dan tautan ke media sosial resmi. Jika ragu, jangan masukkan data pribadi atau dana.

Periksa nama di syarat dan ketentuan

Buka dokumen syarat dan ketentuan atau perjanjian pengguna di platform. Cari nama hukum perusahaan yang tercantum di sana. Nama ini harus sama dengan nama di daftar resmi. Jika berbeda, itu pertanda platform mungkin beroperasi di bawah entitas yang tidak terdaftar.

Perhatikan juga hukum yang berlaku dan yurisdiksi. Jika platform mengklaim diatur oleh hukum negara lain, pastikan Anda memahami implikasinya. Untuk penduduk Indonesia, platform yang beroperasi di Indonesia seharusnya tunduk pada hukum Indonesia dan terdaftar di lembaga yang berwenang.

Apa arti ketidakcocokan?

Ketidakcocokan nama, nomor, atau situs web adalah pertanyaan yang harus diajukan, bukan vonis penipuan. Bisa jadi ada kesalahan administrasi, perubahan nama, atau platform belum memperbarui informasi. Namun, sampai ketidakcocokan itu dijelaskan dengan memuaskan, Anda sebaiknya menunda penyetoran dana.

Jika platform tidak bisa memberikan penjelasan yang meyakinkan atau menghindari pertanyaan, itu adalah tanda bahaya. Jangan merasa tertekan untuk segera menyetor. Platform yang sah akan memahami kehati-hatian Anda dan memberikan bukti yang diperlukan.

Mulai dari tangkapan layar, bukan dari ingatan

Sebelum membuka daftar resmi, buka aplikasi atau situs platform yang ingin diperiksa. Ambil tangkapan layar halaman profil, halaman syarat dan ketentuan, serta halaman yang memuat nama hukum dan nomor izin. Tangkapan layar ini menjadi catatan yang tidak berubah saat platform mengubah tampilannya di kemudian hari.

Nama hukum sering kali muncul di bagian bawah situs atau di dalam syarat dan ketentuan. Nomor izin bisa tercantum di halaman 'Tentang Kami', di halaman legal, atau di pengumuman resmi. Jika platform hanya menampilkan nama dagang, cari nama hukum di dalam dokumen yang diunduh.

Dengan menyimpan bukti terlebih dahulu, Anda tidak perlu bolak-balik mencari data yang sama. Catat juga alamat lengkap situs web yang sedang dibuka, termasuk penulisan huruf besar-kecil dan tanda hubung. Alamat yang mirip tetapi tidak sama sering menjadi sumber kekeliruan saat pencocokan.

Jangan berhenti di nama yang mirip

Daftar resmi memuat nama hukum lengkap, bukan nama dagang atau nama aplikasi. Nama dagang bisa berubah, tetapi nama hukum yang terdaftar di Bappebti tetap mengikuti akta perusahaan. Perbedaan satu kata saja, seperti 'indonesia' versus 'internasional', berarti dua entitas yang berbeda.

Cocokkan setiap kata dalam nama hukum, bukan hanya bagian awalnya. Beberapa platform memakai nama dagang yang sangat mirip dengan nama perusahaan berizin, tetapi nama hukumnya berbeda. Pembaca yang hanya mencocokkan sekilas bisa mengira platform itu terdaftar.

Jika nama pada platform tidak sama persis dengan nama di daftar, lanjutkan pemeriksaan ke nomor izin dan situs web. Ketidakcocokan nama tidak selalu berarti platform bermasalah, tetapi menjadi alasan untuk memeriksa lebih teliti sebelum mengambil keputusan.

Situs web resmi adalah bagian dari identitas izin

Setiap entri dalam daftar resmi mencantumkan situs web yang terdaftar di Bappebti. Situs web ini adalah alamat resmi yang digunakan perusahaan untuk berhubungan dengan nasabah. Platform yang mengaku terdaftar tetapi memakai alamat situs berbeda perlu diperiksa lebih lanjut.

Penulisan alamat situs harus dibandingkan huruf demi huruf. Perbedaan kecil seperti tambahan tanda hubung, penggunaan angka, atau domain yang berbeda dapat mengarahkan pengguna ke situs tiruan. Situs tiruan sering kali menyalin tampilan situs resmi untuk meyakinkan pengunjung.

Jika situs web platform tidak sama dengan yang tercantum di daftar, jangan langsung mengunduh aplikasi atau membuat akun. Periksa kembali nama hukum dan nomor izin dari platform tersebut. Ketiga elemen ini harus cocok dengan satu entri di daftar resmi yang sama.

Periksa syarat dan ketentuan untuk melihat siapa yang bertanggung jawab

Dokumen syarat dan ketentuan biasanya memuat nama hukum perusahaan yang mengoperasikan platform. Nama ini bisa berbeda dengan nama dagang yang muncul di layar utama. Pembaca perlu membuka dokumen itu dan mencari bagian tentang pihak penyelenggara.

Jika nama hukum di syarat dan ketentuan tidak sama dengan nama di daftar resmi, platform tersebut tidak memakai izin yang ditampilkannya. Ini bisa berarti platform dioperasikan oleh perusahaan lain, atau izin yang dipakai adalah milik entitas berbeda. Keduanya menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya bertanggung jawab.

Beberapa platform mencantumkan nama hukum di bagian bawah halaman syarat dan ketentuan, tetapi nama itu tidak selalu lengkap. Bandingkan dengan nama yang ada di daftar. Jika ragu, gunakan nomor izin sebagai kunci pencocokan, karena nomor itu unik untuk setiap perusahaan.

Periksa ulang saat platform meminta dana pertama kali

Momen ketika platform meminta setoran dana adalah saat yang tepat untuk memeriksa ulang seluruh data. Sebelum itu, pengguna mungkin hanya menjelajah tanpa risiko. Begitu dana akan dikirim, kepastian identitas platform menjadi penting.

Lakukan pencocokan nama hukum, nomor izin, dan situs web sekali lagi pada hari yang sama dengan rencana setoran. Daftar resmi bisa saja diperbarui di antara kunjungan sebelumnya dan hari itu. Perubahan status yang terjadi setelah kunjungan pertama hanya terlihat jika daftar dibuka ulang.

Jika semua data cocok, simpan bukti pencocokan untuk arsip pribadi. Jika ada satu saja yang tidak cocok, tunda setoran sampai ketidakcocokan itu terjawab. Tidak ada kewajiban untuk segera mengirim dana, dan platform yang sah akan memahami kehati-hatian pengguna.

Urutan yang benar saat memeriksa daftar resmi

Mulailah dari nama hukum perusahaan, bukan dari nama aplikasi yang dipakai sehari-hari. Nama aplikasi sering kali hanya merek dagang, sedangkan daftar Bappebti memakai nama badan hukum yang tercatat di Kementerian Hukum. Tanpa nama hukum, pencocokan nomor izin dan situs web bisa menyesatkan karena satu merek bisa dimiliki oleh beberapa badan hukum yang berbeda.

Setelah nama hukum ditemukan, bandingkan nomor izin atau tanda daftar yang tertera di situs platform dengan yang tercantum dalam daftar. Nomor ini bukan sekadar deretan angka; satu digit yang berbeda bisa menunjukkan entitas yang sama sekali berbeda atau status yang sudah berubah. Jika platform mencantumkan nomor tetapi nomor itu tidak ada di daftar, jangan berasumsi itu salah ketik.

Terakhir, cocokkan alamat situs web yang tertera di daftar dengan alamat yang sedang Anda buka. Platform yang terdaftar biasanya hanya memakai satu domain utama. Situs tiruan sering menyalin nama dan nomor izin tetapi memakai domain yang sedikit berbeda, misalnya menambah kata atau mengganti akhiran. Urutan ini membuat setiap langkah mempersempit kemungkinan kekeliruan.

Apa yang harus dilakukan ketika nama atau nomor tidak cocok

Ketidakcocokan kecil seperti perbedaan penulisan nama badan hukum bisa berarti platform yang Anda lihat bukan entitas yang terdaftar. Misalnya, nama yang di daftar memakai singkatan perseroan terbatas, sementara situs platform menulis tanpa singkatan itu. Perbedaan semacam itu sering dipakai untuk mengelabui orang yang hanya memeriksa sekilas.

Jika nomor izin yang dicantumkan platform tidak muncul di daftar mana pun, jangan langsung menyimpulkan ada kesalahan administratif. Bisa jadi nomor itu milik perusahaan lain, sudah dicabut, atau tidak pernah diterbitkan. Dalam situasi seperti ini, langkah paling aman adalah tidak melanjutkan setoran sampai Anda mendapat klarifikasi tertulis dari platform dan mencocokkannya kembali dengan daftar resmi.

Ketika alamat situs web yang Anda kunjungi berbeda dengan yang tercantum di daftar, meskipun nama dan nomor cocok, ada kemungkinan Anda sedang berada di situs tiruan. Situs tiruan sering menyalin seluruh tampilan dan data platform asli. Jangan pernah memakai situs yang tidak tercantum di daftar resmi, meskipun situs itu menawarkan bonus atau fitur yang terlihat lebih menarik.

Cocokkan nama dan situs web di halaman syarat dan ketentuan

Setelah menemukan nama di daftar resmi, langkah berikutnya adalah membuka syarat dan ketentuan pada platform yang sedang diperiksa. Di sana, cari bagian yang menyebut identitas perusahaan secara hukum. Pastikan nama yang tertulis sama persis dengan entri di daftar, tanpa perbedaan satu huruf pun. Perbedaan kecil seperti singkatan, tambahan kata, atau urutan kata bisa menandakan entitas yang berbeda.

Situs web yang dicantumkan dalam syarat dan ketentuan juga harus diperiksa ulang. Bandingkan dengan situs web yang tertera pada daftar Bappebti. Jika alamatnya tidak sama atau menggunakan domain yang mirip tetapi tidak identik, jangan lanjutkan proses pendaftaran. Platform yang sah akan menggunakan satu situs web resmi yang konsisten di semua dokumen hukumnya.

Pemeriksaan silang ini melindungi dari situs tiruan yang menyalin nama perusahaan berizin tetapi mengarahkan pengguna ke domain palsu. Tanpa mencocokkan ketiga elemen nama, nomor izin, dan situs web, pembaca hanya mendapat sebagian dari verifikasi. Situs ini menyarankan untuk selalu memeriksa syarat dan ketentuan sebelum menyetor dana, karena dokumen itu mengikat secara hukum dan harus memuat identitas penyedia layanan yang sebenarnya.

Fakta singkat

Sumber daftarBappebti
DokumenIzin/tanda daftar
Yang dicocokkanNama, nomor, situs
KetidakcocokanPertanyaan
KeputusanDi tangan Anda

Baca selanjutnya

Cek dulu

Sebelum menyetor ke bursa kripto

Di mana saya bisa menemukan nomor izin platform?

Biasanya di bagian bawah situs web, di halaman "Legal" atau "About Us". Platform yang sah akan menampilkannya dengan jelas.

Apakah semua platform kripto harus terdaftar di Bappebti?

Tidak, karena pengawasan beralih ke OJK. Periksa juga halaman OJK. Namun, jika platform mengaku beroperasi di Indonesia, seharusnya terdaftar di salah satu lembaga.

Apa yang harus saya lakukan jika platform tidak ada di daftar?

Tanyakan kepada platform tentang status izinnya. Periksa juga daftar OJK. Jika tidak ada jawaban memuaskan, pertimbangkan untuk tidak menggunakan platform itu.

Apakah perbedaan satu huruf pada nama penting?

Ya. Perbedaan kecil bisa menunjukkan entitas yang berbeda. Pastikan nama persis sama dengan yang di daftar.

Bisakah saya memeriksa daftar ini sendiri?

Tentu. Kunjungi situs web Bappebti atau OJK dan cari daftar resmi. Situs ini hanya memudahkan akses, tetapi sumber asli selalu lebih akurat.

Akun trading

Buka akun trading di broker internasional ini

Situs ini bukan broker dan tidak menerima dana. Jika Anda ingin berlatih atau bertrading CFD, tombol ini mengarah ke situs broker yang menyediakan akun demo dan akun live. Baca perjanjian klien dan peringatan risiko sebelum membuka akun.